Talenta yang kau miliki, Itulah Berkat Tuhan

Ketika seseorangĀ  berdoa kepada Tuhan, apakah yang akan mereka minta?

Jawabnya bisa bermacam-macam. Ada yang minta umur panjang, kesehatan, keberhasilan, danĀ  perlindungan. Tapi kalau mau dirangkum seluruhnya dan disimpulkan, secara umum, apa yang akan diminta orang? Tentu saja berkat Tuhan.

Sudah umum apabila orang berdoa supaya diberkati. Supaya pekerjaannya lancar, bisnisnya berhasil, proyeknya sukses, dan masa depannya cerah.

Saya juga begitu. Tapi beberapa hari ini, saya telah mendapatkan pemahaman yang baru.

Saya selalu meminta TUhan untuk memberkati saya agar kebutuhan hidup bisa terpenuhi dengan baik. Saya terus memintanya setiap hari,hingga akhirnya saya sadar bahwa berkat itu telah diberikan pada saya, bahkan pada saat say abelum memintanya.

Berkat apakah itu?

BErkat itu berupa TALENTA.

Ingat atentang perumpamaan talenta di

 

 

 

 

Apa yang akan kamu rasakan?

Apa yang kamu rasakan ketika hal yang begitu berharga hilang dan kemudian akhirnya ketemu kembali?

Tentu senang kan?

Itulah yang kurasakan saat akhirnya menemukan kembali password dan username blog ini.

It’s my official Blog, Bro! Tertulis dengan sempurna namaku yang seutuhnya.

Tentu bisa kamu bayangkan betapa besar potensi yang bisa aku lakukan dengan blog ini. At least, this blog bisa jadi wadah portofolioku.

It’s cool, right?

OK.

Have a nice day…

Give your best performance, confident and humble…

Sudah lama nggak nulis di blog ini. Baik akan saya lanjutkan.

Judul artikel kali ini pakai bahasa Inggris : “Give your best performance, confident and humble” kalau di bahasa Indonesiakan jadinya :” Berikan kinerja terbaikmu, percaya diri dan rendah hati “.

Term “give your best performance” baru muncul tadi padi, sedangkan “percaya diri dan rendah hati” sudah aku dapatkan beberapa minggu yang lalu.

Aku memiliki banyak ulasan yang menjadi dasar mengapa kita harus percaya diri; namun pada saat yang bersamaan  kita juga harus rendah hati.

Meskipun bukan sebagai antonim, “percaya diri” dan “rendah hati’ berada pada dua kutub yang berbeda.  Jika kita bisa menjalani kedua hal yang sepertinya sederhana ini, maka kita telah menjalani kebuah kehidupan yang optimal. Kehidupan yang penuh dengan rasa syukur.

Hidup lebih esensial dalam minimalisme

Minimalisme adalah sebuah konsep yang lebih memprioritaskan pada hal yang esensial. Secara kuantitas hal yang esensial terhitung lebih sedikit dibandingkan hal-hal lain yang general. Itulah mengapa minimalisme mengutamakan kesedikitan. Tetapi jangan salah kaprah : tidak asal sedikit! Kesedikitan muncul karena dia adalah hal yang esensial, bukan sekedar mengurangi apapun dari yang banyak sehingga menjadi sedikit.

Para pelaku paham minimalisme memiliki sedikit barang dengan menyingkirkan barang-barang lain yang tidak esensial . Continue reading